WAWAKO BUKA PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN PKL

WAWAKO BUKA PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN PKL

Posted by
pemasangan topi dan celemek oleh wawako

pemasangan topi dan celemek oleh wakil walikota Tanjungpinang H.Syahrul S Pd.

Tanjungpinang (keprixpose)-Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang mengelar Penyuluhan Keamanan pangan dengan pedagang kaki lima(PKL) se-Kota Tanjungpinang, pada hari Rabu (12/06)  tahun2013, di Ruang Gladiolus Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang , Provinsi Kepulauan Riau.

Acara itu dihadiri Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH, Direktur RSUD dr. H. Eka Hanasarianto, M. Kes, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM ) Kepulauan Riau, para Kepala Bidang Puskesmas, beserta undangan.

Sebagai permulaannya penyuluhan keamanan pangan, ditandai dengan pemasangan celemek dan penutup kepala  kepada peserta secara simbolis, oleh Wakil Walikota H. Syahrul   dan Ketua TP PKK Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH,  didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

“Keracunan pangan sering terjadi, karena perlakuan terhadap pangan yang kurang sempurna bahkan tidak baik, sehingga menimbulkan pengaruh terhadap kesehatan konsumen. Hal ini terjadi disebabkan penyalahgunaan bahan kimia, disalah gunakan sebagai bahan tambahan pangan, “seperti borax, formalin, rhodamin dan lain-lain.”

Pengawasan secara berkala yang telah dilakukan, baik di tempat-tempat penjualan disekitar jalan-jalan utama, disertai pemantauan kualitas makanan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pengawasan itu dilakukan secara bergilir dan bertahap, guna mempermudah pemetaan lokasi produksi / penjualan.

Sambutan Wakil Walikota H. Syahrul, S. Pd mengatakan, kegiatan ini sangat penting bagi pedagang kaki lima, menjaga  kebersihan dan kenyamanan makanan yang di konsumsi masyarakat, untuk itu perlu pemahaman dan pembinaan secara massal tata cara produksi pangan yang baik (CPPB).

Telah kita ketahui, bahwa jajanan makanan, banyak disukai berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, karena harganya relative murah dan mudah diperoleh, tampilannya yang menarik, serta bervariasi sehingga dapat mengundang selera makan.” Ungkap Syahrul.

Dalam sambutan Kapala Dinas Kesehatan Rustam, SKM, M.si, Dari hasil pantauan Dinas Kesehatan, masih ditemukan permasalahan di Kota Tanjungpinang, antara lain jajanan yang tidak sehat, masih di temuinya produk pangan yang tercermar bahan kimia berbahaya, karena bukan sebagai bahan tambahan pangan, seperti formalin, asam boraks,tawas dan sebagainya,

Keamanan makanan sangalah ahmad penting bagi masyarakat, maka dari itu pertimbangan dalam memilih makanan.  Disamping itu Perlu diperhatikan tentang keamanan makanan, karena makanan merupakan media yang baik bagi bakteri, dapat menyebabkan keracunan makanan.” Jelas Syahrul.

Lanjut Syahrul, Melalui kegiatan penyuluhan keamanan pangan ini, para peserta akan dibekali pengetahuan tentang prinsip keamanan pangan, beberapa peraturan kesehatan / keamanan pangan yang ada, khususnya Permenkes RI Nomor 942/Menkes/SK/VII/20013 tentang persyaratan hygiene sanitasi makanan jajanan.

Syahrul berharap,  dengan penyuluhan ini peserta dapat memahami, dapat melaksanakan serta menyajikan  jajanan yang diperjualbelikan secara sehat, sehingga tidak berdampak negative terhadap kesehatan Masyarakat, khusunya di Kota Tanjungpinang.” Pungkas Syahrul.

Penyuluhan Keamanan Pangan itu, diikuti oleh Pedaganag Kaki Lima di Melayu Square, Anjung Cahaya, Ocean Corner,  yang berjumlah 200 orang,  dengan metode ceramah dan cecen tanya jawab. (sdr/hms)

 

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Berita Lainnyaclose